Peristiwa Hari ini
Published by Putera_Sabah under on 08:16Benarlah...Manusia sekadar merancang... Dia yang menentukan.... Ini sangat sinonim dengan peristiwa pada hari ini... Berminggu2 dirancang untuk mengelak namun pada akhirnya ke sana juga...
Aku dah malas nak melarikan diri...Penat untuk mendiamkan diri dan sakit untuk terus bermonolog sendiri... Bukankah berhadapan dengan kenyataan itu adalah sebaik2 jalan penyelesaian?
Seawal 2.00 am hponku di asak dengan mesej dan panggilan masuk... Baik nombor yang dikenali mahupun tidak... Takut untuk mengangkat panggilan, lantas kubiarkan deringannya berakhir sendiri... Khuatir mesej menuntut untuk aku balas, lantas kubiarkan seketika tanpa dibuka.. Terima kasih buat yang sudi memaksa, memaksa untuk aku lalui sendiri pengakhiran kepada satu bidang yang amat aku cintai dan sayangi seawal aku darjah 4 ( YA!!! DARJAH 4 )
Permulaan kepada perpisahan ini memang amat menyakitkan...Namun, alah bisa tegal biasa... Meskipun sdang mengharungi saat2 getir...aku kuatkan semangat agar tidak berulang lagi peristiwa itu...
Aku ingatkan mereka telah pergi meninggalkan aku..
---> kami tunggu setengah jam lagi, ko xdtg, kami xgerak<---
Tersentak aku membaca pesanan ringkas itu... Apatah lagi, seorang yang berpangkat dan berpendidikan dan aku hormati turut bersama dan menunggu... Apakah layak untuk aku membiarkan keadaan sedemikan berlalu begitu sahaja???
Atas nama penghormatan dan sisa rasa sayang yang masih ada... aku berusaha juga untuk pergi bersama mereka...
Ya!!! PERGI tanpa perancangan.. Kelam-kabut jadinya... Keperluan asas tidak sempat untuk disediakan... Pergi bersama satu sikap merelakan dan menunggu pelbagai reaksi dan aksi...
Buat seketika, aku kuatkan semangat, mendepani mereka semua.. SERIUS!!! Tidak langsung timbul rasa dendam kepada siapapun antara mereka.. mungkin lebih sesuai untuk aku katakan KECEWA!! AMAT KECEWA...dan puas untuk dilupakan begitu sahaja... Namun, hati mana yang bisa untuk diubati, andai 4 perkara keemasan dalam hidupku dilepaskan semata-mata untuk mereka... dan MEREKA juga seolah-olah tidak mengotakan janji yang dikota... Izinkan aku untuk berundur walau untuk seketika cuma... yang pasti, doa dan perkembangan kalian SEMUA akan terus aku ikuti dari belakang...
Terlupa untuk meminta maaf pada semua, atas keterlanjuran kata, kekasaran tatabahasa, bergurau terlebih batasnya, dan terpukul yang tidak tersengaja.. Tidak pernah terlintas untuk memutuskan ikatan 'kekeluargaan' antara kita semua.. Tapi, bagi ruang untuk aku yang dihimpit dengan pelbagai peristiwa kebelakangan ini untuk mencari kekuatan dan menggilap setiap 'permata' yang mungkin semakin pudar warnanya...
Aku juga sangat tidak selesa untuk dipuji dan diangkat apatah lagi dilabel sebagai hebat... Kerana, keadaan seperti itu seringkali membuatkan manusia akan berasa puas hati dan bangga.. Keadaan seperti itu yang aku takuti dan tidak mahu aku lalui...Bagi aku, dalam 'keluarga' kita tidak ada yang hebat dan tidak ada yang lemah...Yang membezakan kita sama ada kita berusaha atau buat sambil lewa...
Buat 'adik-beradik' yang baru... Jangan pernah ingat kalian sekadar merangkak...kerana istilah itu hanya sesuai untuk yang baru lahir bagi definisi sebenar untuk lahir... Dalam hal ini, tidak mustahil jika kalian merasakan kalian baru 'lahir' dan baru belajar merangkak, namun akhirnya boleh berjalan dan berlari meskipun tidak laju dan langkahnya masih sumbang...
Buat 'adik-beradik' yang tidak minat dalam 'keluarga' kita, mana mungkin bisa dipaksa diri kalian untuk terus mengasah dan diarah untuk melakukan perkara yang susah...
MUNGKIN, KLCC itu lebih bermakna untuk anda,
MUNGKIN, Assignment tidak boleh siap bila bersama dengan 'keluarga' kita,
MUNGKIN, )*^&^$ itu lebih menyeronokkan anda,
MUNGKIN, #!@%( itu sangat mementingkan anda,
MUNGKIN, &?$#!@ itu sudah mendominasi diri anda,
DAN MUNGKIN, 'keluarga' kita sudah tidak ada makna buat anda...
MUNGKIN, TEKAAN ini, semuanya benar belaka....
Akhir kata, aku juga manusia biasa...Tidak terlepas dengan tipu helah iblis durjana, maafkan atas keterlanjuran dan terkasarnya kata dan bahasa. Minta maaf atas segala-galanya...
Terima kasih atas rasa cinta, kasih dan sayang yang pernah dikongsikan bersama...
Terima kasih atas segala peristiwa pahit, manis, suka dan duka yang kita lalui bersama...
Terima kasih atas rasa sayang yang pernah kalian timbulkan dalam hidup aku meskipun seketika cuma...
Terima kasih atas segala bentuk penghargaan dan hadiah yang dititipkan oleh kalian semua...
Terima kasih atas pengorbanan yang kalian tumpahkan bersama-sama...
Terima kasih atas pengorbanan yang kalian tumpahkan bersama-sama...
Terima kasih atas senyuman, air mata dan keringat yang kita gugurkan bersama...
Terima kasih atas kepenatan mencoretkan 'tinta' di atas kertas kita semua...
Terima kasih atas gelak ketawa, gurau senda dan tawa mesra...
Terima kasih atas makanan dan minuman yang kita jamah bersama...
Terima kasih atas segala-galanya...
YA.. TERIMA KASIH ATAS SEGALA-GALANYA...
TERIMA KASIH!!! TERIMA KASIH dan TERIMA KASIH yang tidak terhingga...
SEMOGA KALIAN TERUS MAJU DAN TERUS BERJAYA!!!
TERIMA KASIH!!!
TERIMA KASIH!!!


0 comments:
Post a Comment